WhatsApp Ditinggalkan, Telegram dan Signal Jadi Solusi!?

Dua aplikasi perpesanan Telegram dan Signal dilaporkan mengalami peningkatan pengguna secara signifikan dalam beberapa hari ini.

Ringkaskata.com | Hal itu terjadi tepat setelah WhatsApp memberlakukan kebijakan baru terhadap privasi dan persyaratan baru.

Menurut laporan dari firma riset pasar Sensor Tower yang dirilis dua hari pekan lalu, aplikasi perpesanan Telegram mendapatkan jumlah unduhan sejumlah 2,2 juta leih dari platform Android dan iOS.

Kemudian dalam kurun waktu yang sama, aplikasi perpesanan Signal juga mendapatkan sejumlah 100.000 pengguna baru.

Berbanding terbalik dengan kedua aplikasi diatas, WhatsApp dilaporkan mengalami penurunan pengguna sebanyak 11 persen.

Namun, tetap saja saat ini aplikasi perpesanan itu masih menjadi yang paling banyak digunakan oleh para pengguna ponsel di dunia. Menurut laporan, saat ini WhatsApp memiliki jumlah unduhan sebanyak 10,5 juta kali.

Seperti yang kita tahu, pada beberapa waktu lalu, para pengguna WhatsApp mendapatkan sebuah notifikasi berupa pembaruan kebijakan terkait privasi dan persyaratan baru.

Pembaruan itu memiliki beberapa poin utama, salah satunya adalah pengguna diwajibkan untuk membagi data mereka kepada Facebook apabila masih ingin menggunakan WhatsApp.

Akibat pembaruan itu kemudian mendapatkan tanggapan yang beragam dari banyak pengguna. Ada banyak orang yang setuju dan tidak mempermasalahkan kebijakan baru tersebut. Namun, banyak juga respon negatif dari para pengguna yang merasa khawatir mengenai keamanan data pribadi miliknya.

Pihak WhatsApp sendiri berkilah dalam klarifikasinya, sebenarnya sudah sejak 2016 data para pengguna dibagikan kepada Facebook secara terbatas. Sehingga mereka heran, mengapa sekarang menjadi sebuah permasalahan.

Teks : Gamebrott.com / Gambar : Teknologi.id

🔥8

If you liked this article
please click on the "Like!".