Simak! Ini Cara Cek Nama Penerima BLT Rp600 Ribu Tahap III

Pemerintah terus berupaya memberikan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji sebesar Rp600.000 per bulan untuk pegawai dibawah 5 juta kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Ringkaskata.com | Sebelumnya, Kemnaker telah menerima 2,5 juta nomor rekening di tahap I dan 3 juta nomor rekekening di tahap II.

Dengan demikian, total nomor rekening yang telah diterima Kemnaker sebanyak 9 juta. Ditargetkan, bakal ada 15,7 juta penerima BLT. 

“Saat ini data yang diterima dari tahap I dan II sebagian telah berhasil disalurkan kepada penerima dan sebagian lainnya masih dalam proses,” ujar Ida.

Selain itu, Direktur Utama BP Jamsostek, Agus Susanto mengatakan bahwa angka tersebut masih belum terpenuhi pasalnya target calon penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp600 ribu sebanyak 15,7 juta, saat ini baru terkumpul sebanyak 14,2 juta nomor rekening.

“Setelah dilakukan validasi tiga tahap, dari 14,2 juta data nomor rekening yang terkumpul, jumlah data yang tervalidasi mencapai 11,3 juta,” Ujarnya.

Agus menambahkan dari jumlah tersebut data yang valid baru mencapai 11,3 juta. Oleh karena itu pendaftaran calon penerima BLT Rp600 ribu diperpanjang hingga 15 September 2020 

Kini Kementerian Ketenagakerjaan tengah fokus menunggu data calon penerima dana bantuan subsidi gaji Rp 600 ribu tahap 3 yang rencananya akan diserahkan pekan depan.

Setelah data diterima kemudian dipastikan sesuai dengan aturan, pihak Kemnaker kemudian akan memerikasa ulang data tersebut selama empat hari agar data calon penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tahap 3 sesuai dengan Permenaker.

Setelah dilakukan cek ulang, kemudian data selanjutnya akan di serahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) sebagai pemberi anggaran kepada bank penyalur.

Berikut cara untuk mengetahui terdaftar atau tidaknya sebagai penerima dana Bantuan Langsung Tunai Rp600 ribu :

Pertama, pekerja harus memastikan diri bahwa mereka telah memenuhi syarat calon penerima BLT sesuai yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji atau Upah bagi Pekerja atau Buruh dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menurut Permenaker Nomor 14 Tahun 2020, beberapa syarat calon penerima BLT Rp600 ribu adalah :

1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK),

2. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan,

3. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan,

4. Pekerja atau buruh penerima upah,

5. Memiliki rekening bank yang aktif,

6. Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020.

Kedua, memastikan bahwa nomor rekening pekerja sudah diserahkan pihak perusahaan atau pemberi kerja kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengkonfirmasi langsung ke HRD (SDM) perusahaan atau pemberi kerja untuk memastikan apakah data nomor rekening sudah disampaikan ke BPJS Ketenagakerjaan atau belum.

Ketiga, peserta BP Jamsostek juga bisa langsung melihat di situs resmi terkait pendataan program BLT Rp600 ribu di web sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Dari web tersebut pekerja bisa mengecek apakah nomor rekeningnya sudah terdaftar atau belum. BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp 600 ribu tersebut ditargetkan menyasar sekitar 15,7 juta pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta.

.

Diolah dari beberapa sumber / foto : ayojakarta

Rep : RA

🔥1.6 K

If you liked this article
please click on the "Like!".