WASPADA!! Ada Petugas Pertamina Gadungan Sedang Berkeliaran Di Oku Timur, Modusnya Jual Selang Regulator

Bagi warga di daerah-daerah  khususnya kaum ibu, dihimbau agar tidak mudah percaya terhadap pedagang keliling atau sales yang menawarkan regulator dan selang tabung gas elpiji yang mengatasnamakan PT. Pertamina (Persero).

Ringkaskata.com | Modus penjualan selang dan regulator tabung gas elpiji ini biasanya dilakukan dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Petugasnya kemudian menjelaskan apa saja keuntungan jika mengganti selang dan regulator yang ditawarkan. Hingga akhirnya, sejumlah warga yang terpedaya dan terpaksa membeli selang dan regulator yang ditawarkan itu.

Hal ini telah dialami seorang ibu rumah tangga bernama Wati. Warga Kelurahan Tugu Harum, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Oku Timur ini ditawari oleh petugas sales berupa produk regulator dan selang elpiji di atas harga normal yakni Rp500 ribu. Menurut pengakuannya, dia ditawari oleh sales berupa selang regulator tabung gas elpiji produk Pertamina.

“Awalnya sales ini menjelaskan ke kami jika selang regulator elpiji yang lain itu beresiko dan produk miliknya ini produksi dari Pertamina, jadi aman dan tidak rawan bocor.. Untung anak saya segera memberitahu bahwa itu penipuan, dan akhirnya merekapun pergi”. Jelas Wati.

Penipuan mengatasnamakan karyawan Pertamina akhir-akhir ini mulai marak terjadi. Pelaku berjumlah 2-4 orang. Mereka akan mendatangi rumah targetnya dengan modus penjualan selang regulator.  Tetep waspada ya sobat…

Dilansir dari PijarNews, penipuan berkedok karyawan pertamina ini mulanya sempat viral di Kota Pare-Pare. Menurut Keterangan Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, M Roby Hervindo yang dihubungi PIJARNEWS mengimbau agar warga berhati-hati jika ada yang menawarkan produk mengatasnamakan Pertamina.

“Kami mengimbau agar warga berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Pertamina dan menjual produk. Pastikan benar dan absah produk asli Pertamina. Pertamina tidak memproduksi regulator,” imbau Roby.

Lebih lanjut Roby mengatakan, jika ada yang demikian, warga bisa meminta informasi, atau melaporkannya jika meragukan. Robi menyebut call centre Pertamina 1 500 000.

Regulator tersebut yang dimaksud adalah warnanya orange. Di atasnya ada stiker bergambar kuda laut. Di bawah gambar itu ada tulisan Koperasi Purna Karyawan Pertamina. Modus penjualan ini mirip dengan penutup meteran PLN yang pernah

 

Sumber : Pijar News

 

 

🔥713

If you liked this article
please click on the "Like!".