Puisi : Biru Tenggelam Malam

Oleh : Wilfi Wulandari

 

Matanya tenggelam malam

Di sana binarnya sudah sendu

Tapi, lari-lari imaji menuju kelabu

Untuk mencari biru yang kian temaram

Lelah…

Ia berhenti, persis di hadapan sepasang mata menatap hina.

Matanya sendiri.

Gemetar ia terduduk, menunduk.

Keringatnya, membulir sesal

Hingga waktu benar-benar leluasa mencemooh

“Ini gila,” Ia membatin.

Terdengar nyanyian angin semilir menggoyang ranting

Sebagian mengusap wajahnya, mengisyarat  menengadah melihat langit

Ada senyumnya rinai

Ikhlasnya, air mata

đŸ”„58

If you liked this article
please click on the "Like!".