Khawatir Mengganggu Keamanan Negara, Trump Segera Blokir Aplikasi Tiktok

Kabar tak baik buat pengguna aplikasi video pendek asal China, TikTok. Pasalnya, dalam waktu dekat ini aplikasi yang sedang digandrungi kaum milenial tersebut akan segera di blokir.

Ringkaskata.com | Amerika Serikat menjadi negara kedua setelah India yang akan memblokir aplikasi ini. Sebelumnya, India telah memblokir aplikasi tersebut pada awal Juli lalu.

Di hadapan awak media di Air Force One, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana pelarangan aplikasi video TikTok di negara adidaya tersebut. Pemerintah AS menganggap TikTok berisiko untuk keamanan negara, karena potensi ancaman terhadap intelijen dan masalah privasi.

Dilansir dari CNBC, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa jika terkait TikTok, ia melarang aplikasi itu ada di AS dan menggambarkan tindakannya sebagai “pemutusan” terhadap TikTok.

Baca Juga : Tak Mau Kalah Dari Samsung, Redmi Segera Rilis Smartphone Redmi K20, Apa Saja Spesifikasinya?

“Saya punya otoritas itu. Saya bisa melakukannya dengan perintah eksekutif,” ujar Trump. Ia juga menanggapi rumor terbaru yang menyebutkan Microsoft sedang dalam negosiasi untuk membeli aplikasi TikTok dari perusahaan induknya, ByteDance. Trump mengklarifikasi bahwa ia menentang akuisisi tersebut.

Sejak diluncurkan kembali pada tahun 2017, popularitas aplikasi TikTok terbilang pesat,khususnya selama masa isolasi akibat pandemi virus corona. Aplikasi tersebut telah diunduh 2 miliar pada bulan April, yang memengaruhi nilai Bytedance dari 50 miliar dollar AS (sekitar Rp 735 triliun) menjadi 100 miliar dollar AS (Rp 1,4 kuadriliun). Tentu saja, kenaikan nilai Bytedance merupakan ancaman bagi pemerintahan sang Presiden AS. Namun, pihak eksekutif belum menjelaskan secara rinci kapan pemblokiran TikTok akan diberlakukan

 

Sumber : Kompas.com

Rep : B7

🔥19

If you liked this article
please click on the "Like!".