Herman Deru : Tidak Pakai Masker di Tempat Umum, Siap-siap Bakal Kena Denda

Sumsel, Ringkaskata.com | Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tengah menyiapkan peraturan gubernur (pergub) tentang protokol kesehatan di tempat umum termasuk denda jika tidak menggunakan masker yang mulai diberlakukan Agustus 2020.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan bahwa Pergub tersebut sudah memasuki finalisasi dan selanjutnya diajukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk verifikasi.

“InsyaAllah awal Agustus 2020 Pergub mulai berlaku, kita menunggu verifikasi dari Kemendagri terlebih dahulu,” katanya.

Dia menetegaskan bahwa, Pergub itu berisi tentang peraturan protokol kesehatan Covid-19 seperti jaga jarak dan memakai masker di tempat umum menjadi sebuah kewajiban. Jika melanggar, siap-siap bakal disanksi berupa denda mulai Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu.

“Meskipun tidak dengan kesadaran, paling tidak kena denda. Itu menurut kajian, karenanya diberikan denda bagi pelanggar,” tegasnya.

Herman Deru juga menjelaskan tersebut berlaku di seluruh wilayah Sumsel yang terdapat 17 kabupaten dan kota, tanpa terkecuali status hijau, kuning, orange, terlebih merah. Hal ini sebagai upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus corona.

“Saya anggap penggunaan masker dan jaga jarak kunci utama tidak tertular, maka kita wajibkan setiap orang yang ada di Sumsel,” ujarnya.

Sementara sosialisasi, sudah mulai dilakukan melalui media sosial dan pengarahan langsung dari pihak-pihak terkait. Eksekutor sanksi diserahkan kepada SatuanĀ Polisi Pamong Praja dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

“Sosialisasi sudah dilakukan. Namun, saya minta sosialisasi harus masif karena ada denda di dalamnya, biar semuanya patuh,” pungkasnya.

Selain itu, Ahli Epidemiologi Universitas Sriwijaya, Iche Andriany Liberty juga mengimbau agar masyarakat menggunakan masker dengan benar.

“Masker jangan di bawah dagu. Masker harus benar-benar menutup hidung dan mulut,” ujar Iche.

Apabila hendak makan atau wudhu, masker pun harus benar-benar dilepaskan atau jangan lantas ditarik ke bawah dagu karena jika terjadi exposure (terpaan) droplet atau lainnya bisa saja menyangkut ke masker.

“Kalau memang harus melepas sebentar, lepas benar-benar melepas jangan di dagu,” tutupnya.

Rep : RA

Diolah beberapa sumber

šŸ”„68

If you liked this article
please click on the "Like!".