Sudah Berlaku, Berikut Sanksi Bagi Pelanggar PSBB Kendaraan

Palembang, Ringkaskata.com | Terhitung mulai 25 Mei 2020 Dinas Perhubungan Palembang mulai menerapkan sanksi hukuman dan denda bagi siapapun yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketika melalui pos pemeriksaan di dalam dan perbatasan kota itu.

Seperti di kota lainnya, PSBB Palembang juga melarang motor membonceng penumpang, Peraturan itu tertera dalam pasal 38 Perwali nomor 122/KPTS/Dinkes/2020 tentang PSBB Covid-19 di Palembang.

Wali Kota Palembang Harnojoyo menjelaskan bahwa bagi pengendara yang melanggar akan diberikan sanksi mulai kerja sosial membersihkan sarana dan fasilitas umum serta denda paling banyak Rp 250.000.

Meski begitu, ternyata pengendara motor masih boleh mengangkut penumpang.

“Pengemudi motor dan penumpangnya harus memiliki alamat yang dibuktikan dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP),” Ujarnya.

Sedangkan untuk pengguna kendaraan motor perseorangan berupa mobil, penumpang dibatasi maksimal hanya 50 persen dari kapasitas kendaraan.

“Dikecualikan jika penumpang adalah satu keluarga dengan alamat yang sama. Jika tidak akan dikenakan sanksi paling banyak Rp 1 juta,” jelasnya.

Sedangkan mobil angkutan umum, dalam pasal 39 juga dilakukan hal serupa. Dimana jumlah penumpang dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas kendaraan dan seluruh penumpang juga diwajibkan menggunakan masker serta pembatasan jam operasinal.

“Sanksi akan diberikan jika kedapan melanggar, mulai dari pemberhentian jalan sampai denda paling banyak Rp 500.000 kepada pelaku usaha angkutan umum tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Dinas Perhubungan Palembang, Agus Rizal menegaskan bahwa masa sosialisasi sudah selesai dan bagi yang melanggar langsung di kenakan sanksi.

“Masa sosialisasi sudah selesai, sanksi langsung diterapkan kepada pelanggar aturan PSBB,” tegasnya.

PSBB di Kota Palembang akan diterapkan untuk jangka waktu 14 hari jumlah pos pemeriksaan ditambah dari enam pos kini menjadi 13 pos. Pos pemeriksaan di perbatasan adalah antara Palembang-Banyuasin kawasan Jakabaring, kawasan Plaju, kawasan Alang Alang Lebar, dan perbatasan Palembang-Banyuasin di kawasan Simpang Tanjung Api Api, serta pos di perbatasan Palembang-Ogan Ilir kawasan Karyajaya, Kertapati.

Sedangkan pos pemeriksaan dalam kota yakni di kawasan Simpang Talang Jambe, Jalan Kol H Barlian, Jalan Basuki Rahmad, Jalan M Isa, Jalan Demang Lebar Daun, Jalan A Yani Plaju, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Mayor Jenderal TNI Ryacudu, kawasan Jakabaring, dan pos cek poin perairan di Dermaga Pasar 16 Ilir.

Diolah dari beberapa sumber

Rep : RA

 

 

🔥55

If you liked this article
please click on the "Like!".