Mulai Hari Ini, Pemerintah Perbolehkan Semua Moda Transportasi Beroperasi? Ada Syaratnya

Mulai hari ini, Pemerintah kembali memperbolehkan berbagai moda transportasi untuk beroperasi kembali mengangkut beberapa jenis penumpang keluar masuk wilayah zona merah.

Ringkaskata.com | “Semua moda angkutan, udara, kereta api, laut, bus kembali boleh beroperasi namun hanya untuk orang-orang khusus, seperti para pejabat yang akan menjalankan tugas negara dan masyarakat tetep tidak boleh mudik,”Ujarnya.

Budi menjelaskan, rencana ini akan diatur dalam aturan turunan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Pejabat negara terkait dengan pergerakan yang diperbolehkan selama masa larangan mudik akan diatur oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Secara spesifik bapak-bapak adalah pejabat negara berhak melakukan movement sesuai ketentuannya,” tuturnya.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu menegaskan bahwa, aturan ini bukan lah relaksasi, melainkan penjabaran mengenai pihak yang masih diperbolehkan berlalu lalang di tengah larangan mudik Lebaran.

“Intinya adalah penjabaran, bukan relaksasi,”ucapnya.

Menurutnya, moda transportasi juga dapat beroperasi untuk angkutan logistik agar perekonomian nasional tetap berjalan. Selain itu, pengecualian berlaku pada pergerakan orang dengan kepentingan khusus.

Secara rinci, kriteria pengecualian tersebut meliputi orang yang bekerja pada pelayanan bidang pertahanan, keamanan, dan ketertiban umum. Kemudian, orang yang bekerja pada bidang kesehatan, kebutuhan dasar, pendukung layanan dasar, fungsi ekonomi, dan percepatan penanganan covid-19.

Selanjutnya, perjalanan juga diperbolehkan bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis dan kepentingan mendesak bagi keluarga yang meninggal dunia. Selain itu, perjalanan dapat dilakukan untuk pemulangan PMI, WNI, dan pelajar dari luar negeri yang pulang ke daerah asal.

selain itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan mudik tetap dilarang walau ada kelonggaran untuk kegiatan logistik, kesehatan, pemerintahan, dan ekonomi yang esensial.

“Presiden memantau ada gangguan pasokan,” tutupnya.

 

 

Diolah dari beberapa sumber

 

🔥3

If you liked this article
please click on the "Like!".