Nadiem Makarim : Perilaku dan Sikap Menjadi Salah Satu Syarat Kelulusan Bagi Siswa

Ringkaskata.com | Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengeluarkan aturan baru sebagai standar kelulusan sekolah.

Hal tersebut, setelah Nadiem menandatangani Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 43 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ujian yang Diselenggarakan Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional, pada 10 Desember 2019.

Melalui Permendikbud Nomor 43 tahun 2019, Nadiem menjadikan perilaku dan sikap menjadi salah satu syarat kelulusan bagi siswa di kelas akhir jenjang pendidikan.

Syarat kelulusan menjadi poin penting dalam Permendikbud tersebut adalah syarat kelulusan siswa jenjang akhir yang dituangkan dalam Bagian Keempat pasal enam.

Peraturan tersebut dalam pasal enam butir kedua dinyatakan peserta didik atau siswa dinyatakan lulus dari sekolah atau satuan pendidikan apabila memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik.

Adapun 3 syarat kelulusan yang ditetapkan dalam Permendikbud itu meliputi :

1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;

2. Memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik;

3. Mengikuti Ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan.

Pada ayat kedua, kelulusan peserta didik ditetapkan oleh satuan/program pendidikan atau sekolah bersangkutan.

Perilaku atau karakter menjadi indikator penting dalam penilaian sebagai tujuan sistem pendidikan harus mendorong tumbuhnya praktik belajar-mengajar yang menumbuhkan daya nalar dan karakter peserta didik secara utuh.

Sementara itu Mendikbud Nadiem Makarim menjelaskan bahwa, ada dua topik dalam asesmen kompetensi: yaitu literasi dan numerasi.

“Literasi, yaitu bukan kemampuan membaca, namun kemampuan memahami konsep bacaan.”

“Yang kedua adalah numerasi, yaitu bukan kemampuan menghitung, tapi kemampuan mengaplikasikan konsep hitung berhitung dalam suatu konteks yang abstrak atau yang nyata,” jelas Nadiem.

Keputusan yang diambil oleh Kemendikbud sudah memiliki dasar.

“Kita telah menarik inspirasi dari berbagai macam asesmen dari seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia,” tutupnya.

Diolah dari beberapa sumber

🔥90

If you liked this article
please click on the "Like!".