Sumsel Kembangkan Science Techno Park Sektor Pertanian Dan Peternakan

Palembang, Ringkaskata.com | Pemprov Sumatera Selatan akan mengembangkan Science Techno Park atau STP ini terletak di Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengatakan bahwa di lahan seluas 100 hektare ini dapat digunakan untuk mendukung sektor pertanian dan peternakan.

“STP ini sudah ada tinggal dikembangkan. Kalau kita biarkan ini dengan lokasi yang strategis dan fasilitas yang ada, rasanya akan jadi mubazir jika tidak dimanfaatkan,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, pemprov akan menggandeng pihak lain yang concern terhadap dunia pertanian untuk mendukung pengembangan STP.

Salah satunya adalah PT Bogor Life Science and Technology. Perusahaan tersebut merupakan satuan usaha komersial yang didirikan Institut Pertanian Bogor (IPB). Selain itu, pemprov juga melibatkan Bank Indonesia Perwakilan Sumsel.

Mawardi juga menyebut bahwa Science Techno Park (STP) ini memiliki fasilitas yang sudah cukup lengkap, hanya saja tinggal pengkajian, pemeliharaan dan pemanfaatan untuk dapat beroperasi secara maksimal.

“STP ini suatu saat menjadi kebanggaan bagi Sumsel. Nantinya, diharapkan dapat memberikan pelajaran kepada petani, kita coba inovasi ini,” katanya.

Menurutnya, tujuan akhir dari STP itu adalah penurunan angka kemiskinan Sumsel. Memang fokusnya pada perternakan dan pertanian.

“Paling tidak ada perubahan bagaimana supaya semua kebijakan ada ekonominya yang bermanfaat untuk masyarakat, fokusnya perternakan dan pertanian,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Bogor Life Science and Technology, Meika Syabana Rusli, mengatakan bahwa STP Provinsi Sumsel sudah sesuai konsep, di mana terlihat potensi yang akan menumbuhkan bisnis baru.

“Pemerintah memutuskan untuk  mengembangkan proyek STP, lebih tepat agro techno park karena bisnis yang tidak akan mati adalah food and beverage,” katanya.

Untuk memperkuat UMKM, Meika berharap kepada Pemprov Sumsel agar juga fokus pada penggunaan digital sebab bisnis tanpa digital tidak akan kuat bersaing.

“Inovasi termasuk bagaimana mengerjakan cara baru yang lebih baik, apalagi akses dan infrastruktur sangat didukung oleh Pemprov Sumsel,” harapnya.

Sumber : Kabarsumatera

 

🔥23

If you liked this article
please click on the "Like!".