Ikutan April Mop? Wajib Tahu Nih 3 Kisah Dibalik April Mop

Ringkaskata.com | Hello… Sobat RK, seperti biasa minggu ini #LagiViral akan memberikan info menarik untuk sobat semua  nih. Penasaran apa itu? Yok simak dibawah ini yah.

Ada yang tau hari ini tanggal berapa? Yaps, 1 April 2019, yang artinya hari ini merupakan perayaan hari April Mop atau sering juga disebut dengan April Fools’ Day. April mop ialah hari dimana orang-orang boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain. Tanpa dianggap bersalah.

Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap keluarga, musuh, teman, bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu. Di beberapa negara seperti Inggris dan Australia serta Afrika Selatan, lelucon hanya boleh dilakukan sampai siang atau sebelum siang hari.

Seseorang yang memainkan trik setelah tengah hari disebut sebagai “April Mop”. Namun di tempat lain seperti Kanada, Prancis, Irlandia, Italia, Rusia, Belanda, dan Amerika Serikat lelucon bebas dimainkan sepanjang hari. Hari itu juga banyak diperingati di internet.

Nah kali ini Ringkaskata sudah merangkum 3 kisah asal-usul mengenai april mop. Yok langsung disimak dibawah ini.

Sejarah April Mop Versi Dibantainya Umat Islam

Para sejarawan mengklaim, April Mop sebenarnya adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara Spanyol yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Karena alasan itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka.

Sejak dibebaskan Islam pada abad kedelapan masehi oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol menjadi negeri yang makmur. Islam saat itu berkembang hingga Prancis Selatan.

Beberapa kota seperti Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, penduduknya dengan sukarela memeluk agama Islam. Hal ini jelas merisaukan beberapa negara tetangga di Spanyol. Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya.

Mereka mengirimkan alkohol ke wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Alquran. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Spanyol pun jatuh dan bisa dikuasai pasukan kiriman Kerajaan Spanyol yang tersingkir. Penyerangan yang dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu per satu daerah di Spanyol jatuh.

Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati setiap 1 April sebagai April Mop (The April’s Fool Day).

Berhubung April Mop merupakan perbuatan yang terbilang buruk. Salah satu ulama, yakni Ulama salafi ikut mengecam umat Islam yang ikut-ikutan budaya April Mop tersebut. Seperti difatwakan Mufti Arab Saudi, Muhammad ibnu Shalih ibnu Utsaimin mengatakan, haram hukumnya berbohong walau hanya untuk tujuan kelakar.

“Saya ingin mengingatkan saudara saya umat Islam agar menghindarkan diri dari apa yang dilakukan sebahagian manusia yang tidak cerdik seperti April Fool. Pembohongan seperti ini yang diambil dari orang Yahudi, Nasrani, Majusi dan orang kuffar,” jelas Utsaimin dalam laman resminya.

Sejarah April Mop Versi Prancis.

Namun beberapa sejarawan juga menulis asal usul April Mop ini terjadi pada 1582. Saat itu Paus Gregorius XIII memerintahkan penggantian kalender Julian . Yang semula 1 tahun hanya terdiri dari 10 bulan menjadi 12 bulan seperti penanggalan kalender Masehi sekarang.

Perayaan tahun baru yang semula dirayakan mulai tanggal 25 Maret hingga 1 April, dimajukan ke tanggal 1 Januari. Banyak rakyat Perancis yang menentang keputusan Paus.

Sejumlah warga akhirnya menetapkan perayaan 1 April sebagai Tahun Barunya. Perilaku mereka ini malah ditertawakan oleh sejumlah masyarakat lainnya yang meledek mereka dengan cara memberikan lelucon palsu.

Kendati selalu diledek, masyarakat Perancis terus bertingkah aneh setiap tanggal 1 April dan menjadikannya sebuah tradisi tahunan. Lalu pada tahun 1782, tradisi itu justru ditiru oleh orang Inggris dan popularitasnya kian menyebar ke seluruh dunia.

Sejarah April Mop Versi Spanyol.

Sejarah April Mop juga pernah muncul dari Spanyol. Awalnya, negara ini merayakan April Mop pada tanggal 28 Desember yang disebut Dia de los Santos Inocentes. Tanggal ini dirayakan sebagai hari Anak Tak Bersalah. Sampai akhirnya pemerintahan Spanyol mengeluarkan undang-undang baru agar tanggal 28 desember 1978 diundur sehari supaya tidak dijadikan bahan tertawan publik.

Nah itulah hasil rangkuman yang Tim Ringkaskata berikan buat sobat.

Yang perlu sobat ketahui, hingga saat ini sejarah April Mop masih bersifat simpang siur. Banyak teori yang terlahir dari masyarakat terkait perayaan ini. Sejumlah negara di dunia punya versi sejarah April Mop mereka masing-masing terlepas benar atau tidaknya kejadian, kisah serta mitos yang ada tersebut.

Namun mengingat dari aspek kemaslahatannya, berbohong walau dengan tujuan bercanda juga memiliki mudharat. Orang menjadi tidak percaya apakah itu berita yang benar atau hanya sebuah kebohongan dan tidak patut untuk dilakukan yah sobat.

 

Mas23 / ALI

Diolah dari berbagai sumber

🔥81

If you liked this article
please click on the "Like!".