Mahfud MD meminta agar semua anak bangsa menyambut pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang dengan damai tanpa ada kerusuhan.

Ringkaskata.com | Pernyataan yang disampaikanmantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK)itu, untuk menanggapi beredarnya sebuah poster di media sosial dengan wajah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan berisi pesan-pesan yang dianggap provokatif di dalamnya.

“Mari berdamai sesama anak bangsa. Itu kalimatnya provokatif. Siapapun yang membuat itu terlalu berlebihan. Saya kita itu bukan dari Habib Rizieq juga. Siapapun yang membuat seruan provokatif itu harus berhenti,” kata Mahfud, Senin (27/8/18) dikutip dari CNNIndonesia.

Mahfud juga menjelaskan, jihad yang sesungguhnya itu adalah mengendalikan hawa nafsu. Dalam konteks Indonesia kini, imbuh Mahfud, jihad adalah menahan nafsu amarah agar tidak bermusuhan sesama anak bangsa. Apalagi bermusuhan hanya untuk agenda pilpres.

“Adalah lebih baik menempuh jalan damai, berembuk dari hati ke hati, daripada bertatung habis-habisan hanya untuk agenda 5 tahunan,” tegas Mahfud.

Dirinya juga tidak mau berkomentar lebih jauh soal aksi kerusuhan 2019 ganti presiden di Surabaya ataupun Riau, yang menjadi sebab munculnya seruan jihad yang diklaim dari Rizieq Shihab tersebut. Mahfud kembali meminta agar sesama anak bangsa harus berdamai.

“Saya tidak mau berkomentar per kasus, karena kita tidak tahu siapa yang melakukan dan merekayasa itu sesungguhnya. Intinya mari berdamai sesama anak bangsa,” ujarnya.

Sebelumnya, juru bicara FPI, Slamet Maarif mengklaim,bahwa poster yang berisi pesan soal jihad itu memang benar dari mulut Rizieq yang saat ini berada di Mekkah. Slamet juga mengatakan bahwa Rizieq geram atas aksi persekusi penolakan aktivis Neno Warisman dan Ahmad Dhani beberapa hari yang lalu.

“Rezim semakin ngawur, negara semakin kacau, terlalu lama menanti 2019,” bunyi dari pernyataan Rizieq.

Dalam poster ituRizieq jugamenilai bahwa aparat keamanan adalah wasit dalam dunia demokrasi. Tidak seharusnya aparat berada di pihak tertentu. Jika wasit sudah turun ke lapangan, maka hanya tinggal menunggu penonton ikut turun ke lapangan pula, lanjutnya.

Rizieq juga menyerukan kepada umat Islam untuk melakukan jihad dan revolusi. Menurutnya, hanya itu langkah yang perlu ditempuh untuk melawan aparat dan preman yang telah bekerjasama.

Dia mengajak umat Islam untuk mengejar para pelaku persekusi terhadap ulama dan aktivis.

 

Rep : MI10 / Ed : Azz

Sumber : CNNIndonesia