Selama perhelatan Asian Games, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy belum bisa memastikan apakah sekolah di DKI Jakarta dan Palembang akan diliburkan hingga tiga bulan mendatang.

Ringkaskata.com | Ketika ditemui usai rapat di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta dan Sumatera Selatan untuk membahas opsi sebagai alternatif dari kebijakan meliburkan siswa.

“Apakah nanti masuk sekolah atau tidak? Berapa lama ada di sekolah? Kemudian sekolah mana saja yang terkena aturan?” kata Muhadjir, Kamis (17/5/18).

Koordinasi yang akan dilakukan ini, kata Muhadjir, sesuai arahan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani.

Dilansir dari Tirto.id, pada April 2018, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno sempat menyampaikan bahwa semua sekolah di ibu kota akan diliburkan selama 9 hari saat penyelenggaraan Asian Games 2018. Sandi mengklaim keputusan itu sudah disepakati dalam rapat persiapan Asian Games yang digelar oleh Pemprov DKI bersama ketua panitia penyelenggara pentas olahraga itu (INASGOC), Erick Thohir.

“Persiapannya sudah matang. Kami akan terus sempurnakan persiapannya. Mudah-mudahan akan ada beberapa simulasi. Tadi keputusan besarnya adalah meliburkan sekolah,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (6/4/18).

Sandiaga mengatakan peliburan sekolah, dilakukan untuk mengurangi kemacetan selama Asian Games digelar. Keputusan meliburkan ini pun, kata Sandi, sesuai dengan anjuran dari Dewan Olimpiade Asia, yang mengharuskan jarak tempuh dari Wisma Atlet Kemayoran menuju Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan hanya 35 menit.

Rep : Azz / Ed : KTR-MIN

Sumber : Tirto.id