Ada yang mengatakan cemburu dalam hubungan adalah hal yang biasa, bahkan ada yang percaya bahwa itu adalah pertanda cinta. Sebenarnya rasa cemburu timbul sebagai respon yang dirasakan seseorang sebagai bentuk emosi. Tapi jangan salah, sahabat RK jangan beranggapan cemburu sebagai tanda tidak sehatnya sebuah hubungan, bahkan luapan emosi yang satu ini bisa membuat hubungan sobat bertahan lama. Nggak percaya?

Persoalan pertama, dari mana datangnya cemburu?

Sumber Foto : google.com

Pada dasarnya cemburu merupakan bentuk emosi yang wajar dan biasa, perlu kamu ketahui emosi ini tidak hanya ditujukan pada pasangan saja, tetapi kadang pada kakak atau adik, bahkan kadang juga bisa dirasakan dalam hubungan pertemanan. Pernahkah sahabat RK merasakannya?

Jika pernah, pasti kamu cenderung merasa tidak dihargai. Merasa bahwa orang disekitar kamu lebih memihak pada orang lain, bahkan kamu merasa cemas, marah, sensitif, bahkan yang lebih parah bisa terlalu posesif pada pasangan.

Harus lebih waspada, cemburu yang wajar memang baik untuk sebuah hubungan, tetapi jika sudah berlebihan, bisa beresiko untuk kesehatan jantung dan mental.

Persoalan kedua, benarkah cemburu bisa menguatkan sebuah hubungan?

Sahabat RK jangan berburuk sangka dulu, karena kenyatannya cemburu bisa membuat pasangan kamu makin lengket kayak permen karet. Nggak percaya, nih buktinya.

Saat studi yang di publikasikan di Frontiers in Ecology and Evolution, sebuah penelitian yang dilakukan untuk mengidentifikasi dari mana datangnya kecemburuan.

Cemburu bisa hadir karena di sebabkan lonjakan kadar hormon testosteron dan kortisol di tubuh kamu. Hormon testosteron ini katanya berkaitan dengan sifat agresif para pria, wow. Sementara kortisol lebih mirip seperti hormon stress. Kabar baik untuk sahabat RK, kedua hormon ini dipercaya membuat dorongan pada pasangan untuk selalu mempertahankan hubungan saat kamu merasa cemburu.

Pasti sahabat RK sering memandang negatif persoalan tentang cemburu, padahal hal ini normal-normal saja dan kadang baik untuk situasi tertentu. Cemburu yang sehat harus didasari rasa kepercayaan, yaitu dengan membuat batasan-batasan yang membuat pasangan kamu merasa yakin. Misal, kamu dan pasangan sepakat agar masing-masing tidak berduaan dengan mantan, selebihnya hal itu normal.

Harus lebih percaya pada pasangan kamu, walaupun kadang rasa cemburu bisa hadir bahkan pada orang terdekat sekalipun. Semoga sahabat RK bisa bijak dalam memahaminya. KTR-MIN