Palembang – Ringkaskata.com | Karena tingginya tingkat Golongan putih (Golput) pada setiap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Umum (Pemilu), pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) kian bersosialisasi guna meningkatkan angka partisipasi pemilih dalam setiap Pilkada dan Pemilu. Begitupun yang dilakukan oleh KPU Sumatera Selatan (Sumsel).

Komisioner KPU Sumsel, Liza Lizuarni mengatakan bahwa timnya akan terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan perguruan tinggi yang ada di Palembangguna menekan angka golput. Sosialisasi ini  juga bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih pada pilkada serentak 2018.

“Selain ke sekolah-sekolah, sosialisasi juga dilakukan di kampus-kampus ke anak-anak muda. Harapannya anak-anak muda itu nantinya bisa mensosialisasikannya kembali ke keluarga atau tetangga, sehingga diharapkan dapat menyampaikannya pada lima sampai 10 orang lagi,” ujar Liza seperti dikutip dari Antara, Rabu (18/4/18).

Ia menambahkan, selain ke sekolah dan kampus, sosialisasi juga dilakukan dipusat keramaian atau tempat perkumpulan komunitas yang ada di Palembang, seperti Kambang Iwak dan Mall.

“Melalui sosialisasi yang dilakukan itu diharapkan bisameningkatkan angka partisipasi pemilih pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel 2018,” ucapnya.

Liza juga berharap, tingkat partisipasi pemilih di Sumsel nantinya bisa melebihi  tingkat persentase nasional yang mencapai 77,5 persen.”Kami berharap, bisa mencapai 80 persen tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel 2018 nanti,” ujar Liza.

 

sumber  :  liputan6.com