Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak sumber warisan budaya.  Salah satu yang termasuk dalam warisan budaya di indonesia adalah beragamnya makanan tradisional di beberapa daerah Indonesia. Dan tentunya mempunyai ciri khas masing-masing.

Membicarakan tentang kuliner atau soal makan-makan memang selalu menyenangkan. Apalagi yang enak, sesuai selera, dan pastinya membuat perut kita kenyang sekaligus puas. Namun tak selamanya lho makanan yang kamu suka selalu ada. Ada beberapa alasan yang menyebabkan makanan-makanan ini langka dicari.

Bisa dikarenakan musim yang tidak menentu, semakin sedikit orang yang menguasai teknik pembuatan makanan tersebut, berkurangnya tumbuh-tumbuhan sebagai bahan pokok karena ulah nakal manusia yang tidak membantu melestarikan, dan beralihnya orang-orang ke makanan yang lebih modern.

Nah, kali ini Ringkaskata akan mengidangkan makanan yang berbahan singkong untuk sobat-sobat sekalian. Singkong atau yang dikenal dengan nama ketela, merupakan salah satu jenis buah dari tanaman umbi-umbian yang dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya dijadikan sayuran. Saat masih mentah daging singkong bertekstur keras dengan warna kulit yang berwarna cokelat tua atau kehitaman.

Salah satu makanan yang terbuat dari singkong ini merupakan makanan khas Pacitan, yang keberadaannya sudah semakin sulit ditemukan. Cenil namanya.Makanan yang biasa berbentukbulat kecil atau kotak, yang diberi pewarna makanan sesuai selera sebelum direbus hingga matang. Selain itu, cenil umumnya disajikan dengan parutan kelapa dan disiram dengan gula merah cair.

Yang unik dari kue cenil ini, selain namanya yang terlihat lucu, juga tekstur yang kenyal danlengket basah. Cenil biasanya disajikan dengan sari kelapa yang diparut, beberapa pisang yang dipotong kecil, lontong ketan yang manis,dan tiwul.

Pada jaman dahulu, cenil menjadi makanan alternatif bagi masyarakat Pacitan.Kelangkaan beras membuat masyarakat berfikir untuk mengolah sagu menjadi sebuah makanan. Setelah berusaha,akhirnya masyarakat behasil membuat sebuah makanan berwarna-warni yang di sebut dengan cenil yang berarticentil.

Cenil paling enak disantap pada pagi hari dengan ditemani secangkir teh atau kopi. Makanan khas Pacitan ini bisa anda temukan di Pasar Tradisonal. Harga cenil berkisar cukup murah, yaitu sekitar Rp 2.000,00 sampai 3.000,00 per bungkus.

Cita rasa dari cenil sangat unik, rasanya yang tingkat kekenyalannya yang tinggi serta cenil hanya taburi perutan kelapa dan gula pasir memberikan kesan tersendiri saat menyantapnya, cenil paling enak di santap pada pagi hari dengan di temani secangkir teh maupun kopi. Makanan khas Pacitan ini bisa anda dapatkan dibeberapa pasar tradisonal, Harga cenil berkisar cukup murah, yaitu sekitar Rp 2.000 hingga Rp.3000an saja.

 

sumber  :  brilio.net